Sistem Perekonomian Inggris Raya

Ekonomi Inggris Raya ialah pasar sosial yg sangat maju dan ekonomi berorientasi pasar. Ini ialah ekonomi nasional terbesar kelima pada global yang diukur menggunakan produk domestik bruto nominal (PDB), terbesar kesepuluh menggunakan paritas daya beli (PPP), serta tertinggi 2 puluh satu oleh PDB per kapita, yg ialah tiga,3% dari PDB global.

Inggris merupakan keliru satu ekonomi yang paling mengglobal, serta terdiri dari Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. di tahun 2019, Inggris adalah pengekspor terbesar kelima di global dan pengimpor terbesar kelima. beliau jua mempunyai investasi asing langsung ke dalam terbesar ketiga, dan investasi pribadi asing keluar terbesar kelima.

Di tahun 2020, perdagangan Inggris Slot Gacor menggunakan 27 negara anggota Uni Eropa menyumbang 49% asal ekspor negara itu dan 52% dari impornya.

Sektor jasa mendominasi, menyumbang 81% dari PDB; Industri jasa keuangan sangat penting, dan London ialah sentra keuangan terbesar kedua pada global. Edinburgh menduduki peringkat ke-21 di dunia, serta ke-6 di Eropa buat industri jasa keuangannya di tahun 2021.

Industri kedirgantaraan situs slot online terpercaya Inggris merupakan industri kedirgantaraan nasional terbesar kedua. Industri farmasinya, yang terbesar kesepuluh pada dunia, memainkan kiprah krusial dalam perekonomian. asal 500 perusahaan terbesar di global, 26 bermarkas sentra pada Inggris.

Perekonomian didorong sang produksi minyak serta gas laut Utara; cadangannya diperkirakan mencapai 2,8 miliar barel di 2016, meskipun sudah menjadi pengimpor minyak bersih semenjak 2005.

Terdapat variasi regional yang signifikan dalam kemakmuran, dengan South East England serta North East Scotland sebagai daerah terkaya per kapita. ukuran ekonomi London menjadikannya kota terbesar menurut PDB per kapita di Eropa.

Pada abad ke-18, Inggris adalah negara pertama yang melakukan industrialisasi. Selama abad ke-19, melalui kerajaan kolonial yg luas dan keunggulan teknologi, Inggris mempunyai peran utama dalam ekonomi global, terhitung 9,1% asal PDB global di tahun 1870.

Revolusi Industri ke 2 jua terjadi menggunakan cepat di Amerika perkumpulan dan Kekaisaran Jerman; ini menghadirkan tantangan ekonomi yg semakin tinggi bagi Inggris, yg mengarah ke abad ke-20. porto pertempuran baik Perang global Pertama dan ke 2 semakin melemahkan posisi cukup Inggris.

Meskipun terjadi penurunan relatif pada dominasi globalnya, pada abad ke-21 Inggris tetap mempunyai kemampuan buat memproyeksikan kekuatan dan efek yg signifikan di seluruh dunia.

Keterlibatan pemerintah terutama dilakukan sang yg Mulia Perbendaharaan, dipimpin oleh Menteri Keuangan, serta Departemen seni manajemen bisnis, energi serta Industri. sejak 1979, manajemen ekonomi sudah mengikuti pendekatan laissez-faire secara luas