Indonesia Merencanakan Exspor Listrik 300 MW Dari Bawah Laut

Indonesia Merencanakan Exspor Listrik – Kementerian Indonesia merencanakan Mengekspor listrik sebanyak 300 MW melalui transmisi bawah laut 400kv.

Indonesia Merencanakan Exspor Listrik

Indonesia Merencanakan Exspor Listrik

Pemerintah BP Batam telah mendatangani MoU dengan sunseap Group untuk membangun PLTS dan ekspor listrik solar PV Terapung sebagai bagian dari langkah strategis memaksimalkan pemakaian energi listrik terbaru.

“perlu kodisnasi yang lebih intensif, karena K/L yang terlibat lintas sektor, ini akan memenuhi target bersih dan energi baru terbarukan sesuai rencana umum Energi Nasional,” Ungkap koordinasi kedaulatan Maritim dan Energi Basilio Dia Araujo.

Indonesia siap bersaing dalam pasar ekspor listrik terbesar dikawasan asia tenggara. dia berharap Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lainnya dalam sektor ekspor listrik dalam negeri maupun luar negeri.

Menurut pakar studi-studi kelistrikan mengatakan bekerja sana dengan skema kerjasama pemerintahan dengan badan usaha KPBU/PPP.

Sementara itu, seluruh K\L in-line dengan proses investasi murni tidak menggunakan dana APBN pemerinta Indonesia.

Basilio juga mengatakan Sunseap sebagai Joint Venture harus mampu memenuhi tanggung jawab, mulai dari persyaratan sebagai importir/eksporir listrik, lisensi/perijinan dalam pasar grosir listrik internasional sehingga bisa menyusun mekanisme komersial yang menguntungkan kedua pihak.

Dalam perencanaan mengekspor listrik, Kementrian ESDM, kementrian PUPR, PLN serta kementrian daerah diharapkan sudah memiliki sistem bisnis yang sesuai dan dapat mempercepat pembangunan pembangkit listrik berbasis energi terbaru EBT dan energi bersih.

Direktus Aneka Energi Baru Chisnawan Anditya menjelaskan bersarnya potensi tenaga surya yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik yang ada di Indonesia, sehingga Indonesia dapat memanfaatkan Energi Listrik dan bisa menyalurkan ke seluruh Indonesia termasuk Ekspor Listrik ke luar negeri yang membutuhkan.

“Sebagaimana sudah dijalankan Program Strategis Nasional ISDM, kita masih mencermati regulasi kedua negara terkait pemenuhan listrik dalam negeri atau eksportir listrik.” uangkapnya.

PT PLN (persero) menegaskan bahwa Indonesia perlu memperhatikan dan memakximalkan kebutuhan akan permintaan listrik yang ada di Indonesia sendiri.

Pasar listrik begitu besar sama juga dengan ekspor listrik yang sangat banyak di minatik oleh semua daerah, maka dari itu kita harus lebih memikirkan dan bisa terlibat didalamnya, kita perlu siapkan aspek teknik dan mekanisme bisnisnya.